Monday 08-06-2026

Selesai Lewat Musyawarah, Lahan SDN Wolomoni Ende Tetap Fokus untuk Pendidikan

  • Created Jun 08 2026
  • / 897 Read

Selesai Lewat Musyawarah, Lahan SDN Wolomoni Ende Tetap Fokus untuk Pendidikan

Penyebaran potongan video di media sosial sering kali memicu kesalahpahaman sebelum fakta utamanya terungkap secara utuh. Salah satu contohnya adalah unggahan yang menarasikan adanya pengrusakan di lingkungan SD Negeri Wolomoni, Desa Niawula, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur demi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih atau KDMP. Narasi yang beredar sempat memicu kekhawatiran publik mengenai masa depan fasilitas pendidikan di wilayah tersebut. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan proses penyelesaian yang sangat bijaksana dan mengedepankan kepentingan bersama.

Pemerintah Kabupaten Ende bergerak cepat merespons situasi ini melalui pendekatan dialogis. Berdasarkan hasil keputusan rapat bersama pada tanggal 19 Mei 2026, rencana pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih di lokasi tersebut telah resmi dibatalkan. Pembatalan ini dilakukan setelah melalui kajian mendalam yang menyatakan bahwa lahan di belakang sekolah tersebut tidak layak digunakan untuk pembangunan koperasi karena merupakan aset pemerintah daerah yang diprioritaskan bagi pengembangan fasilitas SD Negeri Wolomoni di masa mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende, Venantius Minggu, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk menjaga integritas area pendidikan. Langkah pembatalan diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap aspirasi masyarakat sekaligus bukti nyata bahwa pemerintah menempatkan sektor pendidikan di atas kepentingan lainnya. Rapat koordinasi yang menghasilkan keputusan tersebut juga dihadiri secara langsung oleh para orang tua murid, komite sekolah, tokoh masyarakat, pemilik lahan, unsur Koramil, serta jajaran staf Kecamatan Detusoko. Semua pihak sepakat untuk mengakhiri polemik dengan mengutamakan kebutuhan ruang belajar anak-anak desa.

Kehadiran alat berat dan aparat di sekitar lokasi yang sempat terekam dalam video sebenarnya merupakan bagian dari dinamika teknis di lapangan sebelum koordinasi final selesai dilakukan. Melalui musyawarah mufakat, pihak pengelola Koperasi Desa Merah Putih kini tengah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mencari lokasi alternatif yang lebih strategis tanpa mengganggu fasilitas publik yang sudah ada.

Kasus di Desa Niawula ini menjadi contoh positif bagaimana sebuah dinamika pembangunan dapat diselesaikan secara damai melalui meja musyawarah. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh potongan video di media sosial yang mengabaikan hasil akhir klarifikasi resmi dari pemerintah daerah. Sinergi yang baik antara program penguatan ekonomi desa melalui koperasi dan perlindungan aset pendidikan terbukti bisa berjalan beriringan demi kemajuan Kabupaten Ende.

Share News


For Add Product Review,You Need To Login First